Senin, 06 Juli 2009

INTERMEZO POLITIK

Hasil penghitungan manual (real count)dari KPU belum usai namun indikasi kemenangan salah satu capres untuk periode 2009-2014 telah nampak berkat analisa para Lembaga Survai Indonesia dengan metode Quick countnya meski tidak berkekuatan hukum namun keakuratan data, analisa dan independensinya telah terbukti.terlepas dari siapa yang menang ada sebuah pertanyaan apakah setelah pesta rakyat yang menelan dana milyaran rupiah ini problematika bangsa yang mati satu tumbuh seribu ini akan usai? tentunya tidak!bahkan fenomena Pemilu ini merupakan awal dari sebuah perjalanan baru bangsa Indonesia yaitu bangsa yang adil, kemakmuran adalah sebuah keniscayaan adil adalah mutlak yaitu adil terhadap diri sendiri,adil terhadap apa yang ada di sekitar kita dan adil tehadap apa yang ada di dalam diri kita dan sekitar kita yaitu Tuhan Yang maha Esa. pribadi yang adil tidak mau korupsi,pribadi yang adil selalu menjunjung tinggi hukum baik buat orang berpunya ataupun orang papa,orang adil selalu berkeyakinan bahwa Tuhan tidak pernah salah sasaran dalam memberikan anugerahnya demikian pula tuhan tidak pernah salah didalam menghukum hambanya, olehkarenaya marilah kita selalu memperbaiki diri dengan selalu bertaubat dan menebar kebaikan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar